Kamis, 28 November 2013

Masjid Era Turki Ustmani Dibom Orang Tak Dikenal di Libya



KIBLAT.NET, Tripoli – Sekelompok orang bersenjata tak dikenal pada Rabu pagi (27/11) membom Masjid era Ottoman (Turki Ustmani), Masjid Murad Agha di Tajura, yang terletak di pinggiran ibukota Libya, Tripoli, kata beberapa saksi mata.
Masjid abad ke-16 dan makam  yang berada di dalamnya merrupakan “salah satu situs bersejarah yang paling penting di Libya,” kata Kepala Badan Sejarah Kota Tripoli,Hossam Bash Imam kepada Anadolu Agency.
Kelompok ini menaruh bahan peledak dan meledakkan benda tersebut, sehingga menyebabkan kerusakan pada bangunan masjid, kata pejabat itu.
Masjid ini dibangun pada tahun 1551 oleh Murad Agha, pemimpin Ottoman pertama di Libya, yang kemudian dikubur di dalamnya, kata Imam.
Pihak berwenang telah memerintahkan penyelidikan atas pemboman itu. Imam mengatakan penyelidikan dilakukan karena situs tersebut berada di bawah yurisdiksi hukum perlindungan barang antik Libya.
“Murad Agha dianggap tokoh Sufi yang dihormati,” kata Imam, menjelaskan tokoh yang namanya sama dengan masjid dengan masjid abad pertengahan itu.
“Jadi masjidnya secara tradisional menarik kekaguman dari banyak warga Libya,”
Saat kunjungan pada tahun 2011 ke Libya, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan juga melakukan kunjungan ke masjid bersejarah itu.
Dalam dua tahun terakhir, beberapa makam Sufi dan situs di Libya telah terkena serangan bom. Pejabat Libya, menuding  kelompok-kelompok ekstremis sebagai pelakunya”.
Libya tengah berjuang memulihkan ketertiban ke negara mereka sejak kematian Muammar Qaddafi sejak dua tahun lalu.
Pemerintah transisi dan pasukan keamanan tengah berjuang melebur kelompok-kelompok bersenjata yang membantu menggulingkan Qaddafi, tetapi masih memegang senjata mereka setelah pemberontakan 2011. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar